oleh

Resep Aqiqah Berikut Pengertiannya

Dapur ocha, resep Aqiqah berikut pengertiannya – Aqiqah merupakan kegiatan menyembelih kambing, yang dilakukan oleh para orang tua dan sudah berkeluarga, untuk rasa syukur kelahiran sang Anak. Aqiqah sendiri menurut islam lebih utama dilaksanakan 7 hari, dan 14 hari atau 21 hari kelahiran sang anak. Pada saat menggelar acara aqiqah, sebagai ungkapan rasa syukur pastinya kita akan mengundang kerabat, saudara, tetangga, serta fakir miskin untuk merayakan bersama serta menyumbangkan Do’a.

Setelah acara potong kambing, dalam hadist Rasulullah SAW kita diwajibkan untuk membagikan daging kambing tersebut, kepada saudara, tetangga, kerabat serta fakir miskin, yang telah hadir. Menurut hadist Rasulullah SAW akan lebih baik jika kita membagikan daging kambing tersebut dalam keadaan matang. Matang dalam bentuk olahan masakan, sehingga tidak memberatkan orang yang diberikan daging Aqiqah tersebut.

Tips Mengolah Daging Kambing Resep Aqiqah

Dalam memilih daging kambing aqiqah, yang enak dan lezat, kita diharuskan yang memenuhi syarat, dan sesuai dengan syariat Islam. Hal ini sangat penting dalam memilih daging kambing aqiqah, dengan cara memperhatikan fisik hewan kambing yang sehat, dan bebas dari berbagai penyakit serta tidak cacat. Jadi tidak hanya sekedar membeli daging kambing aqiqah dengan harga yang murah.

Baca: Resep Sop Kambing Lezat Istimewa

Tips Memasak Daging Kambing Resep Aqiqah Agar Empuk

Daging kambing pada umumnya mempunyai tekstur keras, pada saat dimasak atau direbus begitu juga daging kambing Aqiqah. Cara memasak daging kambing untuk resep Aqiqah, dapat di siasati dengan merendam daging terlebih dahulu, dengan menggunakan buah nanas kurang lebih selama 10 sampai 15 menit.

Pada saat merendam daging tersebut, tidak perlu mencucinya terlebih dahulu. Proses perendaman dengan menggunakan buah nanas, selain dapat membuat tekstur daging empuk, juga bisa menghilangkan bau pada daging kambing tersebut.

Resep Aqiqah Sate Kambing

Resep Aqiqah Sate Kambing

Sebelum bunda dapat mengolahnya, dalam memasak pastikan melakukan treatment terlebih dahulu. Untuk membuat resep aqiqah sate kambing empuk, guna mempersiapkan acara Aqiqah, bunda harus menyediakan bahan yang diperlukan mari kita simak di bawah ini.

Bahan Sate Kambing

  • 1/2 kg Daging Kambing
  • 10 siung bawang putih
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 10 butir kemiri
  • 250 gr gula merah
  • Garam
  • 4 buah bawang merah
  • Kecap
  • Cabai

Cara Membuat Sate Kambing

  • Potong terlebih dahulu daging kambing dengan bentuk dadu, atau sesuai selera.
  • Kemudian haluskan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, kemiri, gula merah serta garam.
  • Setelah itu rendam daging dengan bumbu yang telah dihaluskan.
  • Tusuk daging dengan menggunakan tusukan sate, jangan terlalu rapat ya bun, karena akan mempengaruhi proses pembakaran.
  • Setelah itu kita bakar sate sampai matang, dan sesekali oleskan dengan kecap, jangan lupa di bolak balik agar tidak gosong.
  • Selanjutnya iris cabai, dan juga bawang merah secara tipis, kemudian tambahkan kecap manis.
  • Sate kambing aqiqah siap disajikan, selamat mencoba.

Resep Tongseng Kambing Aqiqah

Resep Tongseng Daging Kambing Aqiqah

Dalam membuat resep aqiqah lainnya ialah tongseng kambing, berikut kami jelaskan proses pembuatannya di bawah ini.

Bahan Tongseng Kambing

  • 400 gram daging kambing
  • 4 lembar daun salam
  • Air bersih
  • Santan cair berasal dari 1/2 buah kelapa
  • 2 cm lengkuas (memarkan)
  • 1 batang serai (memarkan)
  • 150 gr kol
  • 2 batang daun bawang
  • 1 buah tomat
  • 3 buah bawang merah
  • 4 buah cabai rawit
  • Kecap manis
  • Minyak untuk tumis

Bumbu Halus

  • 3 siung bawang putih
  • 4 buah bawang merah
  • 4 buah merica putih
  • Kemiri
  • Kunyit bakar
  • Jahe
  • 1 sendok teh ketumbar
  • Garam

Cara Membuat Tongseng Kambing

  • Pertama silahkan masukkan air ke dalam panci, tunggu sampai matang dan mendidih kemudian masukkan daging kambing bersama dengan 2 lembar daun salam, rebus sampai matang dan empuk.
  • Setelah itu angkat dan buang airnya , kemudian potong dadu daging kambing.
  • Selanjutnya rebus santan, lalu campurkan dengan bumbu yang telah dihaluskan, bersama dengan daun salam, lengkuas, dan serai, jangan lupa di aduk hingga merata.
  • Berikutnya kita siapkan minyak untuk menumis bawang merah, cabai rawit dan daging kambing, silahkan tumis sampai harum.
  • Kemudian masukkan kol ke dalam tumisan dan masak kol sampai layu, setelah itu masukkan kecap manis kemudian aduk rata.
  • Langkah selanjutnya tambahkan santan yang telah dimasak dan tunggu sampai mendidih, lalu masukkan tomat bersama daun bawang. Tongseng kambing siap disajikan untuk aqiqah selamat menikmati.

Kenapa Kita Harus Melaksanakan AQIQAH?

Aqiqah adalah salah satu Ajaran Islam yang di contohkan Rasulullah SAW, dan mengandung hikmah serta manfaat positif yang dapat kita petik didalamnya. Oleh sebab itu, kita sebagai umat Islam, senantiasa untuk melaksanakan ajaran-ajaran tanpa terkecuali termasuk Aqiqah ini.

Apa Pentingnya AQIQAH?

Apabila kita mempunyai barang dan bisa mendatangkan manfaat, serta bangga bila memilikinya, namun barang tersebut masih dalam keadaan tergadai. Lantas bagaimana sikap kita terhadap barang tersebut?, tentu akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat menebusnya kembali. Begitu juga dengan Aqiqah, karena ia adalah upaya dalam menebus anak kita yang masih tergadai.

HR Tirmizi Nasa'i Ibnu Majah

Disamping itu Aqiqah merupakan realisasi rasa syukur kita, atas anugerah sekaligus Amanah yang diberikan Allah SWT kepada kita. Sementara mengingat sunnah ini, mulai jarang sekali dilaksanakan oleh kaum Muslimin, maka menghidupkannya sangat terpuji dan Insya Allah mendapatkan balasan sangat besar.

Al Hadits

Selain itu Aqiqah sendiri banyak sekali manfaatnya, seperti mempererat tali silaturahim, dan ikatan sosial dengan para tetangga, kerabat, fakir miskin, dan lain sebagainya, oleh karena itu mari kita bersama hidupkan sunnah ini.

Bagaimana Cara AQIQAH?

Supaya amal ibadah kita diterima Allah SWT, sebagai salah satu amal Sholeh, maka ibadah kita harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Terutama dalam waktu dan cara pelakasanaannya, oleh karena itu penting sekali bagi kita agar dapat memahami, makna daripada Aqiqah yang sebenarnya agar tidak salah dalam melaksanakannya.

Makna AQIQAH

Menurut Bahasa Aqiqah mempunyai arti memutus atau memotong, sedangkan dalam istilah Syar’i, Aqiqah adalah menyembelih hewan kambing untuk anak yang baru dilahirkan, pada hari ke 7 (tujuh) dari kelahirannya.

Hukum AQIQAH

Para Furqoha berbeda pendapat dalam hal ini, ada yang hukumnya wajib, sunnah mu’akkadah, dan ada yang menolak Aqiqah ini disyaraiatkan. Pendapat yang terakhir tersebut ialah pendapat dari ahli Fiqih Hanafiyah, adapun yang berpendapat wajib ialah diantaranya Hasan Basri, Al Laits, Ibnu Saad, dan lain sebagainya. Sementara yang berpendapat Sunnah Mu’akkadah ialah sebagian besar merupakan ahli ilmu Fiqih, dan ijtihad, diantaranya mereka Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, dan lain sebagainya, dan termasuk pendapat terkuat.

AQIQAH Untuk Anak Laki Laki Dan Perempuan

Aqiqah yang afdol untuk anak laki laki, hewan Qurban di sembelih 2 (dua) ekor, sementara untuk anak perempuan boleh 1 (satu) ekor. Akan tetapi ada juga yang memperbolehkan untuk anak laki-laki cukup satu ekor, terutama apabila dalam kesempitan, hal ini berdasarkan dari hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA. Bahwa sesungguhnya Allah SWT telah mengaqiqahkan Al Hasan dan Al Husain satu ekor kambing, satu ekor kambing.

Baca: Resep Gulai Kambing Praktis dan Gurih

Waktu Pelaksanaan AQIQAH

Untuk melaksanakan Aqiqah, diutamakan pada hari ke 7 (tujuh) dari kelahirannya, adapun apabila belum bisa, boleh pada hari ke 14 (empat belas), hari ke 21 (dua puluh satu), atau kapan saja ia mampu.

Imam Malik

Karena prinsip Ajaran Islam adalah memudahkan bukan untuk menyulitkan, sebagaimana Firman Allah SWT: “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”. (Q.S. 2:185). Pendapat Imam Malik ini menjelaskan, bahwa melakukan Aqiqah kapan saja boleh, namun di utamakan pada hari ke 7 (tujuh) dari kelahirannya.

Di Sunnahkan Memotong Sendiri

Orang yang ingin mengaqiqahkan anaknya, dan ia pandai memotong kambing, disunnahkan untuk memotong sendiri sambil membaca Ayat:

“Bismillahi wallahu Akbar, Allahumma Sholi alaa Muhammadin Wa’alaa aalihi wasallim, Allahumma minka wa’alaika waqabbal hadizhiaqiqah min Fulan bin Fulan”.

Artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah berilah rahmat dan sejahtera kepada Nabi Muhammad dan sekeluarga, Ya Allah ini dari Engkau, dan kembali kepada Engkau, maka terimalah ini Aqiqah dari Fulan bin Fulan.

Makruh Menghancurkan Tulang Aqiqah

Perlu kita perhatikan juga dalam hal ini, diusahakan tidak boleh menghancurkan tulang kambing Aqiqah, Rasulullah SAW Bersabda: “Anggota-anggota badan dipotong dan tidak dihancurkan (dipecahkan)”. (HR. Ibnu Munzir dari Aisyah RA). Namun ada juga yang memperbolehkannya, mengingat hadits ini dari sebagian ulama dianggap lemah.

Pembagian Daging AQIQAH

Dalam pembagian daging Aqiqah, dibagikan sebagian kepada fakir miskin sebagai sedekah, dibagikan kepada kerabat dekat, tetangga yang membantu persalinan, atau suku bangsa tertentu sebagi salah satu hadiah. Dan juga boleh sebagian untuk dimakan sendiri, namun tidak sepertiga bagian.

Memberi Nama

Di sunnahkan memberi nama yang baru di lahirkan, dengan nama-nama yang baik, hal ini dengan harapan kelak anak tersebut menjadi anak yang baik, karena dalam nama itu terkandung Do’a dan harapan kita. Nama yang disukai Allah SWT adalah Abdur Rahman dan lain sebagainya, kita juga diperbolehkan memberikan nama-nama Malaikat, atau para Nabi dan juga nama-nama baik lainnya.

Namun di Makruhkan dengan memberikan nama Yasar (Kaya), Rabah (Banyak), dan Afla (Bahagia). Karena dikhawatirkan apabila ada yang menanyakan apakah dia demikian, jawabannya tidak.

Mencukur Rambut

Di sunnahkan mencukur rambut bayi yang baru dilahirkan, sampai habis kemudian rambutnya ditimbang dengan perak atau emas, lalu di sedekahkan senilai harga perak/emas tadi kepada fakir miskin. Rasulullah SAW, memerintahkan kepada Fatimah RA, dan Beliau Bersabda:

“Timbanglah rambut Husain dan bersedekahlah dengan rambut tersebut, dengan perak dan berikanlah kaki Aqiqah kepada satu suku bangsa”. (HR. Baihaqi dari Ali RA).

Banyak hikmah yang terkandung di dalamnya, pertama menghilangkan penyakit karena rambut bawaan bayi mengandung kotoran dan akan mengundang penyakit, kemudian dapat menguatkan syarat-syaraf kepala sang bayi, serta mempererat ikatan dengan fakir miskin, dengan sedekah kepadanya dan hikmah lainnya.

Ahli Fiqih memperbolehkan juga mengadakan Walimah Aqiqah, dengan mengundang fakir miskin, kerabat dan yang lainnya. Untuk dapat makan bersama, serta berkumpul guna mempererat Ukhuwah Islamiyah.

Baca: 7 Resep Daging Kambing Masakan Nusantara Lezat

Penutup

Demikian yang dapat dapur ocha sampaikan, tentang resep aqiqah berikut pengertiannya, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih senantiasa berkunjung ke dapurocha.com, sampai jumpa kembali di informasi selanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed